JAKARTA - Kayu manis berasal dari kulit bagian dalam pohon Cinnamomum zeylanicum, kemudian dikeringkan hingga menggulung menjadi stik atau diolah menjadi bubuk. Rempah ini memiliki aroma manis dan hangat yang khas, sehingga sering digunakan sebagai bumbu masak maupun bahan kue.
Selain memberikan cita rasa, kayu manis sudah lama dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan. Nutrisi dan senyawa aktif di dalamnya berperan dalam menjaga tubuh tetap fit dan mencegah penyakit tertentu.
Kandungan Nutrisi dan Senyawa Aktif Kayu Manis
Dalam setiap 100 gram kayu manis terkandung 247 kalori, 81 gram karbohidrat, 4 gram protein, dan 1,2 gram lemak. Selain itu terdapat 53 gram serat, 2,2 gram gula, 1 gram kalsium, 1 gram zat besi, dan 0,4 gram kalium yang mendukung fungsi tubuh.
Kayu manis juga mengandung antioksidan dan senyawa antiinflamasi seperti kumarin, asam sinamat, dan eugenol. Beberapa vitamin penting, termasuk vitamin A, B, dan K, turut hadir untuk membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan Tubuh
1. Meredakan Nyeri dan Peradangan
Kayu manis dapat membantu meredakan nyeri, termasuk nyeri sendi dan otot. Kandungan antiinflamasi di dalamnya mampu menekan peradangan sehingga keluhan nyeri berkurang secara alami.
Selain itu, kayu manis juga efektif mengurangi peradangan tubuh. Senyawa polifenol, kumarin, dan flavonoid membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas dan mempercepat proses penyembuhan luka.
2. Menurunkan Kadar Gula Darah
Ekstrak kayu manis dapat menurunkan dan menstabilkan kadar gula darah. Selain itu, kayu manis meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga efektif bagi penderita diabetes tipe 2.
3. Menjaga Kesehatan Jantung
Kayu manis berpotensi menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, dua faktor risiko utama penyakit jantung. Efek ini membantu mencegah aterosklerosis, stroke, dan gangguan kardiovaskular lainnya.
4. Mengontrol Tekanan Darah
Kandungan kalium dan antioksidan di kayu manis dapat merilekskan dinding pembuluh darah. Hal ini membantu menurunkan kadar natrium dan menjaga tekanan darah tetap stabil.
Tips Aman Mengonsumsi Kayu Manis
Agar manfaatnya optimal, konsumsi kayu manis sebaiknya dibarengi gaya hidup sehat. Rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, tidak merokok, dan membatasi asupan garam akan mendukung efek positif kayu manis.
Namun, mengonsumsi kayu manis secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping. Iritasi mulut dan bibir, gangguan pencernaan, hingga reaksi alergi bisa muncul, terutama pada jenis kayu manis Cassia yang tinggi kumarin.
Kayu manis Ceylon lebih aman karena kandungan kumarinnya rendah. Ibu hamil, menyusui, dan orang dengan masalah hati atau ginjal disarankan berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi kayu manis.
Dengan memahami jenis, dosis, dan cara konsumsi yang tepat, kayu manis bisa menjadi tambahan alami untuk kesehatan. Rempah aromatik ini tidak hanya memperkaya rasa makanan, tetapi juga mendukung tubuh tetap sehat secara menyeluruh.